3 Dara

3 Dara. Pengen banget nonton film itu, tapi sayangnya kemarin aku nggak sempat nonton waktu di putar ulang di bioskop. Cuma 3 hari doang diputar di bioskop di kotaku dan aku benar-benar nggak sempat nonton karena jadwal kerja yang amat sangat padat. Begitu ada kesempatan mau nonton, eh filmnya udah nggak diputar lagi. Jengkelin banget! *sigh *curhat

Ngomong-ngomong soal 3 Dara, tiba-tiba aku jadi teringat kisahku kala kuliah dulu. Waktu itu aku dan sahabatku Ira nemenin Eka teman kita belanja di pasar. Kita jalan keliling pasar bolak-balik. Karena di area pasar bagian dalam sempit, kita jalannya terpaksa beriringan. Urutannya Eka, aku dan Ira. Cocok banget urutan itu kayak model anak tangga menurun. Eka yang paling tinggi dan Ira yang paling pendek di antara kita bertiga.

3-women

Anggaplah gambar diatas adalah Aku, Ira dan Eka

 

Ketika kita lewat, seorang abang penjual kain nyeletuk:

“Ini dia 3 dara.”

Kita senyum-senyum senang dipuji kayak gitu. Lalu si abang ngomong lagi,

Dara(h) tinggi, dara(h) rendah dan kurang dara(h).

 Asem!! 

 

 

 

The Sunshine Blogger Awards 2016

sunshine-awards

 

Well, nggak nyangka sama sekali kalau aku bakal dinominasiin lagi dalam The Sunshine Blogger Awards 2016 setelah sebelumnya blog Eiga Rebyu milikku dinominasikan oleh Sinekdoks dan blog jengkelinih ini ternyata dapat bagian juga dan dinominasikan oleh Blenk IlustratorThank you so much🙂

Ada beberapa hal yang harus dilakukan ketika blog anda dinominasikan.

  • Post the award on your blog (done!!)
  • Thank the person who nominated you (done!!)
  • Answer the 11 questions they set you (see below!!)
  • Pick another 11 bloggers (and let them know they are nominated!) (see below)
  • Set them 11 questions (see below)

 

Okay, here’s the questions from Blenk.

1. Apakah kamu manusia?

Entahlah. Kadang aku merasa aku ini punya kekuatan super atau sejenis alien yang menyamar jadi manusia. Tapi aku juga sering merasa aku ini manusia.

2. Jika iya, apa alasannya? Dan mengapa?

Aku sering merasa aku adalah manusia karena aku nggak punya kekuatan super sama sekali. Semua itu hanya ilusi semata ternyata.

3. Seandainya diberi kesempatan jadi hewan, kamu mau jadi hewan apa? Kenapa?

Kucing. Kadang-kadang aku merasa sifatku mirip kucing.

4. Seandainya kamu malaikat yang diturunkan ke bumi, apa yang akan kamu lakukan?

Aku bukan malaikat jadi aku nggak mau berandai-andai jadi malaikat.

5. Berapa kali kamu berkaca dalam sehari?

Minimal sehari satu kali waktu mau berangkat kerja. Tapi kalo lagi kumat, bisa nggak keitung berapa kali berkaca dalam sehari.

6. Bagaimana bisa kamu menyadari bahwa dirimu yang sekarang adalah wujud kamu yang sebenarnya?

Bukan, ini bukan wujudku yang sebenarnya. Aku tak tahu wujud sebenarnya dari diriku. Bisa bantu aku?

7. Perkiraan kamu tentang besok?

Kayaknya bakalan turun hujan lagi.

8. Bayangan kamu tentang 10 tahun ke depan?

Nggak mau bayangin lagi. Semua yang dibayangkan 10 tahun lalu gagal semua.

 

Now, it’s my turn to make questions!

  1. Tujuan kamu ngeblog untuk apa?
  2. Apa film paling jelek yang pernah kamu tonton?
  3. Kalau kamu diberi kesempatan untuk menggarap sebuah film, siapa sutradara dan musisi yang akan kamu ajak kerja sama?
  4. Siapa musisi-musisi yang paling kamu inginkan tampil bersama dalam satu panggung?
  5. Dengan bermodal budget hanya 2,5 juta, kamu akan travelling kemana? Berikan alasannya!
  6. Dua buah smartphone canggih atau satu buah iphone?
  7. Apa yang paling kamu benci saat ini?
  8. Beri sedikit tips untuk bisa move on dari masa lalu, mantan dan sejenisnya!
  9. Bagaimana cara membasmi siaran-siaran televisi lokal yang tak berguna dan merusak moral?
  10. Apa/siapa yang paling sering hadir dalam mimpimu?
  11. Menurut kamu, kenapa awards ini diberi nama Sunshine?

 

Dan yang beruntung menjawab semua pertanyaan diatas adalah:

  1. Reino Ezra pengarang Ajirenji Mindsteam Reviews
  2. Introvert Backpacker pemilik Sobekan Tiket Bioskop
  3. Elbert Reyner yang punya Cinephile’s Diary
  4. Niken Aridinanti nyonya rumahnya  Niken Bicara Film
  5. Aksaraitukredo perancang Sendal Biruku
  6. Bambang Irawan pengelola Bam Irawan
  7. Ari Yanto kreator Riesaoranlee
  8. Paskalis Damar sang master  Sinekdoks (again!)

 

Cukup segitu dulu nominasinya, entar dicari lagi siapa yang akan dinominasikan. Atau buat siapa saja yang ingin dinominasikan, silahkan post di kolom komentar. Thanks^^

Selamat menjawab. Good luck!~

 

 

Selamat Ulang Tahun Diriku

“Selamat ulang tahun. Yang terbaik untukmu selalu”

Aku menatap tulisan di layar monitor ponselku cukup lama. Nyaris tak percaya kalau dapat ucapan selamat ulang tahun darinya. Saking senang dan terharunya, tanpa sadar air mataku menetes.

Beep beep beep

Ponselku berbunyi lagi. Ada pesan masuk.

“Semoga kita segera bisa bertemu kembali”

Oh, God! Air mata ini menetes semakin deras. Bukan karena sedih tapi karena senang yang tak terhingga. Ini seperti mimpi mendapat pesan seperti itu darinya.

Aku juga ingin segera bertemu denganmu lagi. Aku bahkan amat tersiksa dengan rasa rindu ini.  Dan aku benci kita dipisahkan oleh jarak. Tunggu aku segera! Kita akan segera bertemu kembali dalam situasi dan kondisi yang lebih baik.

Beep beep beep

Ponselku berbunyi lagi. Tapi tak ada pesan masuk sama sekali. Bunyi apa itu?

Beep beep beep.. beep beep beep… beep beep beep..

Hei, bunyinya kok semakin kuat? Aku meraba ponselku. Membuka mataku dengan susah payah. Ku tatap ponsel itu sejenak.

Beep beep beep… beep beep beep.. beep beep beep…

Aku tersentak seketika. Oh, no!! Ternyata itu suara alarm. Dan ketika ku lihat jam di ponselku, telah menunjukkan pukul 07.30. Aku langsung loncat dari tempat tidur. Aku kesiangan! Aku cuma punya waktu 1 jam untuk masak, mandi dan bersiap ke kantor. Tapi kemudian aku terdiam tergugu. Duduk mematung di sisi tempat tidur sembari menatap ponselku. Tak ada pesan selamat ulang tahun darinya. Ternyata itu semua hanya ada di dalam mimpiku saja. Aku lupa bahwa dia sama sekali tidak tahu ulang tahunku. Kuraba pipiku. Basah. Oh, ternyata aku beneran menangis dalam mimpi. So stupid! Aku lalu berdiri sembari tertawa. Menertawakan kebodohan ini.

Anyway, happy birthday to me, myself and I.

2016-08-11_20.05.06.jpg

Pahit

Susan: “Makan yang pahit-pahit kayak daun pepaya biar sehat. Tubuhmu perlu juga asupan makanan pahit, jangan yang manis terus biar tubuh kebal dari penyakit”

Aku: “Hidupku udah pahit, jangan suruh makan yang pahit-pahit lagi. Jangan tambah kepahitan dalam hidupku”

*tsaaahh

 

**Percakapan diatas nyata bukan rekayasa. Terjadi di kamar kost pada malam hari, satu hari setelah aku sembuh dari sakit.

Smule Oh Smule

Ketagihan nyemule, nih sekarang. Abisnya smule, tuh ibarat karaoke gratisan😀

Biasanya, kan kalau mau karaokean di tempat karaoke harus nyari teman dulu yang mau diajak karaoke bareng, trus harus nyocokin jadwal juga dan keuangan juga harus ada. Nah, kalau smule kan nggak perlu ribet gitu. Tinggal nyari aja lagu yang mau dinyanyiin trus cari teman buat kolab bareng, udah beres, nyanyi deh situ sampai muntah-muntah wkwkw😀😀

Barusan ngecek forum, eh ternyata smulean aku yang ancur lebur malah diupload wkwkw😀😀

Mana itu nyanyinya nggak ada persiapan lagi dan suara lagi serak. Yang dengar pasti pingsan😀😀 Eh.. emang ada yang mau dengar apa? *plak

Ya, siapa tau aja ada yang errror mau dengerin, silahkan diunduh smulean saya yang ruarrr binasa ini. Resiko abis didengerin tanggung sendiri ya😀😀

Sebuah Kenangan, Sebuah Cerita

image

Genre : Cover
2016 Fir’aun’s Record

Tracklist:
> I’m with You
> Hero
> Mencintaimu
> I Ain’t Got You
> Someone Like You

Download here

 

Siapa tau ada yang mau smulean bareng, silahkan ajak aku; ID @jengkelinih. Selama aku tahu lagunya, sih.. hayuk kemon aja😀😀

 

 

*Thanks to Mr Arigituloh aka Aliando Sarap 

Kenapa harus Ms Galau, sih?😦

 

Post-Rock, Shoegaze, Ambient: Dari Iseng Sampai Kecanduan

Post-rock? Shoegaze? Ambient?

Apaan, tuh?

Nih pengertian post-rock, shoegaze dan ambient yang aku comot dari google (malas translate):

Post-rock  is a subgenre of rock music characterized by the influence and use of instruments commonly associated with rock, but using rhythms and “guitars as facilitators of timbre and textures” not traditionally found in rock. Post-rock bands are often instrumental.

Shoegazing (also known as shoegaze) is a subgenre of alternative rock that emerged from the United Kingdom in the late 1980s and reached peak popularity in the early 1990s. The style is typified by the blurring of component musical parts—typically significant guitar distortion, feedback, and obscured vocals—into indistinguishable “walls of sound”. The term “shoegazing” was initially devised by the British music press as a gibe meant to ridicule the stage presence of a wave of groups who stood still during live performances in a detached, introspective, non-confrontational state, often with their heads down; the heavy use of effects pedals also contributed to the image of performers looking down at their feet during concerts. The term was often used contemporaneously with “dream pop.

Ambient music is a genre of music that puts an emphasis on tone and atmosphere over traditional musical structure or rhythm. Ambient music is said to evoke an “atmospheric”, “visual,” or “unobtrusive” quality. According to Brian Eno, one of its pioneers, “Ambient music must be able to accommodate many levels of listening attention without enforcing one in particular; it must be as ignorable as it is interesting.

 

Awal kenal dengan aliran musik tersebut kalau nggak salah sekitar tahun 2011 waktu masih aktif jadi kaskuser dan sering main di sub forum Musik. Disana sering banget dibahas soal post-rock, shoegaze dan ambient. Aku jadi penasaran gimana, sih aliran musik tersebut? Cuma waktu itu penasaran doang, belum tertarik untuk dengerin. Trus di forum waktu itu pada heboh ngomongin Sigur Ros. Akhirnya aku coba dengerin satu dua lagu Sigur Ros.

“Musik apaan, nih? Aneh”

Waktu itu kata-kata itu yang terlontar dari mulutku. Telingaku belum bisa mencerna musik kayak gitu. Tapi karena bahasanya juga asing terdengar, jadi malah unik. Tapi, tetap aja aku belum bisa nerima musik tersebut.

Sampai akhirnya salah seorang kaskuser yang emang pecinta musik sejati mengenalkanku pada MONO dan French Teen Idol (arigatou Juri!!). Dari situ aku mulai menyukai post-rock dan mulai mencoba mendengarkan band-band post-rock, shoegaze dan ambient lain seperti Hammock, Low, Asobi Seksu, dan Sigur Ros lagi. Tapi waktu itu cuma sebatas mendengarkan aja, nggak sampai kecanduan. Dan sukanya pun cuma Mono dan French Teen Idol  aja.

Hingga beberapa tahun kemudian, mulai mencoba mendengarkan band-band post-rock lain dan akhirnya menemukan Mogwai (telat, cuy!!) yang membuat aku jadi kecanduan post-rock. Lalu mulai mendengarkan Explosions In The SkyGodspeed You! Black EmperorGod Is an AstronautYndi Halda dan beberapa band post-rock, shoegaze, ambient yang kurang terkenal seperti As the Stars Fall, Flies Are Spies From Hell, Moonlit Sailor, Anatomy Of The Bear, Ancients, Aerials, Komas Mida, Oceans dan banyak yang lainnya.

Dan nggak afdol rasanya kalau cuma mendengarkan band-band post-rock, shoegaze, ambient luar aja, maka aku juga harus mendengarkan versi dalam negeri yang nggak kalah bagus seperti Under The Big Bright Yellow Sun, Overlee, Echolight.

Buat yang pengen nyoba dengerin musik post-rock, shoegaze dan ambient, coba dengerin dulu satu dua lagu dari band-band yang aku sebutin diatas. Dengarkan, rasakan, dan bayangkan. Biasanya seperti itulah ketika aku mendengarkan aliran musik tersebut. Lebih asik ketika mendengarkannya via headset atau headphone di malam hari di kamar remang-remang. Biarkan pikiran kita melayang sembari mendengarkan alunan musiknya. Oughh.. it’s so fvcking great!!

 

 

Tagihan dan Kambing Hitam

Tiap ada bbm atau telpon, jadi parno sendiri. Pasti isinya tagihan dari supplier semua.

“Tagihan udah jatuh tempo, nih mbak.. kapan bisa dibantu transfer?”

“Tagihan kok belum ditransfer, mbak?”

“Katanya janji mau transfer, kok belum ditransfer juga, mbak?”

Bla.. bla..bla..

Duh!!

Aku pun cuma bisa ngeles aja jawabnya sembari sedikit bohong.

“Iya, mbak ditunggu aja ya”

“Nanti dikabari lagi ya, mbak”

Ya, gitulah kira-kira jawabanku tiap kali diuber-uber soal tagihan sama supplier.

 

Aku sampai capek tiap kali bilang sama boss kalau tagihan A udah jatuh tempo, supplier B minta transferan terus, C sampai Z nggak ketinggalan ngejar tagihan tiap hari, tapi boss cuma bilang gini:

“Ntar aja. Pending dulu”

See?

Perintah boss kayak gitu, ya tentu aja harus diikuti.  Boss bilang pending, ya pending. Boss suruh transfer tagihan, ya pasti ku transfer.

Tapi kadang si boss besar (bossku ada dua. Boss besar di Jakarta, tapi tagihannya pasti ke kantor sini) suka juga bikin diriku jadi kambing hitam dan ini, nih yang bikin kesal. Kayak kejadian beberapa waktu yang lalu ketika supplier R nelpon.

“Boss besar suruh kamu transfer, tapi kok sampai sekarang belum ditransfer juga?”

Lah, kapan si boss suruh aku transfer? Ngarang, nih!

Nggak, tahu dah siapa yang ngarang? Tapi nggak mungkin si supplier yang ngarang cerita pendek itu, pasti si boss nih! Paling juga si supplier nelpon langsung ke boss  besar dan boss mengkambinghitamkan diriku, daripada harga dirinya jatuh. Zzzzz..!!

Dan hal kayak gitu udah beberapa kali terjadi. Jengkelin banget!!

 

 

Mendadak Baper

Baru tau kalo nama belakang salah satu anak bagian gudang yang ganteng mirip artis Korea yang sering aku numpang nebeng kalo pulang kerja dan sempat aku taksir, ternyata adalah P*****a. And you know what, that name is similar with my last ex’s. Then, it remains me of him (again!!).  Kenapa nama bisa kebetulan sama gitu, sih? Why? Langsung baper, deh! Zzzz..

 

*nggakpenting *mendadakbaper *jadiingatmantan

baperbaper

 

NB:

Tulisan apaan ini? Gajes banget!😀

*Curhatan nggak penting ini tercipta ketika lagi bosan di kantor nggak ada kerjaan pas lagi nggak ada boss.

 

Warning!!!

baper ini membunuhmu

Sekian.

 

 

 

Kapan Kawin?

IMG_20160713_160908

 

“Kapan kawin?”

Pertanyaan mematikan buat orang-orang yang belum menemukan pasangan hidupnya. Dan pertanyaan horor tersebut akan menjadi pertanyaan utama ketika momen berkumpul dengan teman atau saudara, salah satunya momen lebaran kayak gini.

Ya, aku terjebak juga akhirnya dalam pertanyaan sialan itu. Padahal awalnya topik utamanya tentang adikku yang kebelet mau kawin, eh ujung-ujungnya aku kena juga. Padahal dilangkahi oleh adik cowokku yang mau nikah duluan aja, aku woles-santai aja, kenapa juga yang lain pada sewot bin kepo? *sigh

Alhasil aku pun kena ceramah panjang nan lebar dari para om dan tanteku dan ujung-ujungnya aku mau dijodohin lagi. Ough! *sigh

Bukan, bukan aku nggak mau dijodohin tapi aku udah malas. Entah udah berapa kali aku dijodohin dan hasilnya tetap sama; nihil!!!. Kalo aku yang suka, pasti yang dijodohin yang kabur, begitu juga sebaliknya.

“Yang ini udah mapan, banyak bisnisnya. Masa depan terjamin. Apa lagi coba yang dicari?” ujar si om

“Nggak masalah duda, yang penting dia sayang” timpal si tante.

“Umurmu udah berapa.. apa nggak mau nimang anak… Bla..bla..bla..”

Aku mesem aja. Moodku mendadak jadi jelek. Rasanya pengan cepat-cepat pergi dari situ. Terbang jauh ke wonderland. 

Tapi, apalah dayaku! Aku cuma bisa menarik nafas panjang. Pasrah jadi korban ‘santapan’ hari ini.

Harusnya yang kepo nanya-nanya ‘Kapan Kawin’ wajib didenda bayar 1 juta.

Pasti aku jadi kaya mendadak dan bisa jalan-jalan ke Jepang dan Eropa ^^

*menghiburdiri

 

 

 

THR Cair

“Tanggal 2 THR cair” ujar boss.

Aku menarik nafas panjang.

Lama banget cairnya? Kapan lagi mau shoppingnya?

“Senin terakhir kerja” sambung boss.

Apaaa??? Senin masih kerja? Kapan pulkamnya kalo gitu?

Lagi-lagi aku menarik nafas panjang. Pupuslah sudah semua rencana!

——————————————– …… ——————————————————–

Pulang kerja.

“Dila, sini dulu!”

Eh, ada apa ini si boss tiba-tiba manggil? Pasti dikasi tugas ini itu, nih?!

“Nih, THR kamu!”

Eh, cair? Beneran?

“Doakan perusahaan kita tambah maju, ya” kata boss.

“Amin!” ujarku dengan seulas senyum merekah yang lebar bangeet.

Akhirnya setelah penantian panjang, THR cair juga.

*jogetjoget

 

THR

Amplop THR tebal. Ternyata isinya uang 50.000-an semua😀